Manusia Dan Keindahan
Keindahan
Keindahan
berasal dari kata indah yang artinya cantik, elok, bagus, molek, dan
sebagainya. Keindahan itu merupakan bagian dari hidup manusia dan manusia
bagian dari keindahan. Keindahan juga bisa berupa karya seni yang di hasilkan
oleh manusia atau ciptaan dari Tuhan. Keindahan itu bersifat universal yang
artinya tidak terikat dengan selera seseorang ataupun kesukaan orang.
Sebab
Manusia Menciptakan Keindahan
Beberapa
alasan seniman menciptakan keindahan:
- Tata nilai yang telah usang.
- Kemerosotan zaman.
- Penderitaan manusia.
- Keagungan tuhan.
Nilai
Estetika
Nilai
estetika adalah rasa keindahan yang di dalamnya terdapat cinta kasih maupun
kasih sayang karena adanya kecintaan yang dirasakan oleh manusia.
Sifat-Sifat
Nilai Estetika:
- Formil, keindahan bersangkutan dengan pemikiran-pemikiran klasik dari suatu karya seni.
- Ekspresonis, keindahan tidak selalu dalam bentuk megah, dapat dirasakan dari tujuan atau ekspesinya.
- Psikologis, tergambarkan dalam bentuk mistik, intelektual dan emosional.
Kontemplasi
dan Ekstansi
Kontemplasi
adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan suatu hal yang indah yang
merupakan suatu proses bermeditasi.
Ekstansi
adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati suatu
yang indah.
Apabila
kedua dasar ini di hubungkan diluar diri manusia, maka akan terjadi penilaian
sesuatu itu indah.
Keindahan
Menurut Pandangan Romantik
Para
keindahan seniman romantik umumnya berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya
tercipta dan tidak adanya keteraturan, yakni tersusun dari daya hidup,
penggambaran, pelimpahan, dan pengungkapan perasaan.
Kita
dapat menggunakan kata-kata penyair romantik John Keats (1795-1821) sebagai
pegangan. Dalam endymion dia berkata: A thing of beauty is a joy forever. It’s
loveliness is creases; it will never pass into nothingness.
Renungan
Renungan
berasal dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu dalam-dalam.
Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori yaitu:
- Teori pengungkapan, seni adalah suatu pengungkapan perasaan dari manusia.
- Teori metafisik, membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
- Teori psikologis, seni merupakan semacam permainan yang menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia.
Keserasian
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata keserasian adalah keselarasan.
Arti lainnya dari keserasian adalah kesepadanan.
The
Liang Gie dalam bukunya garis besar esttetika menjelaskan bahwa dalam
menciptakan seni ada 2 teori yaitu; Teori obyektifitas & subyektifitas dan
teori perimbangan.
Teori
Obyektifitas & Subyektifitas
Teori
Obyektif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptakan nilai
estensik adalah sifat yang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan,
terlepas dari orang yang mengamati.
Teori
Subyektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindaan suatu benta itu
tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu
benda.
Teori
Perimbangan
Teori
perimbangan tentang keindahan oleh Wladylaw Tatarkiewicz disebut Teori Agung
tentang keindahan. Dijelaskan bahwa, keindahan terdiri dari perimbangan dari
bagian-bagian, atau lebih tepat lagi terdiri dari ukuran, persamaan dan jumlah
dari bagian-bagian serta hubungan-hubungannya satu sama lain.
Kesimpulan
Keindahan merupakan ciptaan dari Tuhan yang dapat manusia rasakan, nikmati ataupun membuat keindahan itu. Keindahan adalah bagian dari hidup manusia. Keindahan memiliki nilai-nilai estetika. Sampai saat ini pengertian keindahaan memiliki arti yang luas. Keindahan dan kebenaran saling berkaitan karna memiliki arti yang sama yaitu abadi. Keindahan itu bisa berupa hasil karya seperti karya seni lukis, seni rupa, seni suara, seni drama/film atau berupa keindahan alam.
Komentar
Posting Komentar